Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

227. Sikstus V (1585-1590)

Sikstus lahir di Montalto, Grottamare (Ancona) pada 13 Desember 1521. Dulu ia bernama Felice Parretti. Ia adalah seorang imam dan Jenderal Ordo Fransiskan. Terpilih menjadi paus pada 1 Mei 1585. Ia adalah seorang paus uang besar, cakap dan bersemangat; keras terhadap dirinya sendiri pun kepada orang lain. Konon, ia masuk konklaf pada usia renta dan sudah bungkuk, tetapi ketika terpilih, badanya langsung tegap secara menakjubkan dan kesehatan fisiknya keliatan sempurna. Di bidang politik, meskipun tidak saling cocok, ia bersekutu dengan Filipus II dari Spanyol untuk  menangani sejumlah proyek yang gagal, yaitu membiarkan Henri dari Navara, seorang Kalvinis, mengambil mahkota kerajaan Perancis dan harus menyaksikan armada laut yang tak terkalahkan itu (1585) tenggelam ketika memperjuangkan restorasi Katolisisme di Inggris.

Ia memberantas nepotisme, persengkongkolan, keserakahan dan pemaksaan mas kawin. Ia melanjutkan upaya pembaruan yang sudah mulai dalam ordo-ordo religius, kehidupan para bangsawan dan komunitas Kristiani tanpa kecuali. Metode yang digunakan sangat radikal dan tanpa belas kasihh: dua tiang pancung sudah siap di depan Kastel St. Angelius dan itu bukan main-main. Banyak terpidana dan korban berasal dari berbagai kelas social tanpa memandang bulu: para pelaku criminal, para bandit maupun bangsawan. Hasilnya sangat cemerlang: kejahatan berkurang, Roma dan Negara Kepausan menjadi lebih aman dan tenteram.

Meskipun demikian, Sikstus tidak begitu disukai, mungkin karena ia terlalu banyak mencampuri urusan pribadi orang lain. Nyatanya, ketika ia meninggal. Kerusuhan pecah dan patungnya di Campidoglio terancam dirubuhkan. Ia sangat peduli dengan masalah-malasah perkotaan dan mempunyai rencana pasti untuk mendirikan 4 pilar besar Basilika sebagai situs pembangunan. Ia mendirikan empat obelisk di empat pelataran. Ada sebuah kisah terkenal yaitu tentang pelaut Genoa yang terancam bahaya, menyelamatkan obleiks di lapangan St. Petrus yang hendak robih. Ia membuka jalan lurus, menyelesaikan kubah Basilika St. Petrus, menyelesaikan pembangunan istana Quirina dan saluran air Felice; ia membangun Istana Kepausan Vatikan yang baru serta tangga-tangga suci yang terkenal itu di samping Basilika St. Yohanes Lateran; ia memberkati gereja Trinita dei Monti. Ia menetapkan jumlah cardinal 70 orang dan mereorganisasi Kuria Roma dan 15 kongregasi. Ia wafat pada 27 Agusutus 1590 di Istana Quirina yang baru saja dibangun dan dimakamkan di gereja St. Maria Maggiore.